Jumat , September 22 2017
Home / Reportase / Bikin Banana Foster Lampung, Apa yang Kau Cari Hengky Kurniawan?

Bikin Banana Foster Lampung, Apa yang Kau Cari Hengky Kurniawan?

Saya dan Hengky Kurniawan. | Sigit Pamungkas
Saya dan Hengky Kurniawan. | Sigit Pamungkas

Judul sengaja dibuat agak menghentak, hehehe. Biar ada yang baca. Dalam dunia online, judul itu, kata mentor menulis saya, Juwendra Asdiansyah, adalah etalase. Orang mau baca salah satunya karena judul yang memikat, ada unsur penasaran, dan ada kaitan erat dengan pangsa pasar pembaca. Dah ah laju seriusan. Hehehe.

Jumat sore tadi, 2 Juni 2016, saya dan beberapa teman dari Tapis Blogger kembali diundang artis terkenal Hengky Kurniawan. Doi rupanya menyiapkan acara soft launching plus meet and greet untuk usaha kuliner anyarnya di Lampung: Banana Foster Lampung.

Ini acara kedua Banana Foster yang saya ikuti. Beberapa pekan lalu di Hotel Batiqa juga sudah diadakan acara yang sama. Ikhtiar acara tentu saja ingin mempromosikan Banana Foster Lampung ini. Sebuah upaya yang bagus untuk terus mempromosikan produk di tengah persaingan kuliner yang luar biasa ketat.

Tadi pas buka puasa, saya menggigit selapis demi selapis cake nikmat itu. Buat saya, rasanya enak. Sensasi pisangnya terasa sekali di ujung lidah. Teksturnya lembut dan aroma pisangnya kerasa. Manis-manis di ujung lidah makin enak karena sensasi vanila cukup mewarnai.

Sohib saya, Yandigsa, meleletkan lidah di dekat Banana Foster Lampung. | Dok Pribadi
Sohib saya, Yandigsa, meleletkan lidah di dekat Banana Foster Lampung. | Dok Pribadi

Gigitan saya terhenti pada koyakan keenam. Agak lama saya menyesap aroma dan rasa Banana Foster itu. Dan saya nilai lumayan. Orang Barat sering bilang: not bad.

Memang ada beberapa varian yang diciptakan Hengky Kurniawan dan timnya di Banana Foster Lampung itu. Jika merujuk pada rilis yang masih saya simpan, ada beberapa varian rasa dari cake ini.

Ada yang namanya Banana Foster Caramelized. Dari namanya tentu sensasi karamelnya diutamakan.

Lalu ada juga Banana Foster Cheese. Ini jelas cake dengan toping keju yang melimpah ruah.

Lalu ada Banana Foster Nutella. Ini perpaduan antara hazelnut dan cokelat dengan hiasan toping scramble chocolate dan vanila.

Kemudian ada juga Banana Foster Peanut. Ya jelas ini taburan kacang mendominasi sebagai penghias cake.

Terakhir ada Banana Foster Chocolate. Rasa cokelat dalam jenis ini mendominasi.

Deretan cake manis nan enak Banana Foster Lampung. | Dok Pribadi
Deretan cake manis nan enak Banana Foster Lampung. | Dok Pribadi

Saya tak sempat mencicipi semua jenis cake ini dalam acara sore tadi. Cukup dengan mencecap beberapa kali, saya sudah bisa menyimpulkan bahwa rasa Banana Foster ini lumayan enak. Meski demikian, ada beberapa “kelemahan” yang mungkin bisa menjadi masukan.

Kami di grup WhatsApp Tapis Blogger malam ini masih ramai membahas itu. Rerata komentar oke punya. Sajian yang menggoda selera, packing yang manis dan cantik, menjadi satu kekuatan untuk kuliner yang diniatkan sebagai oleh-oleh khas Lampung itu.

Tapi ada beberapa yang mesti jadi perhatian sehingga rasa dan tekstur cake ini makin maknyus. Untuk tekstur, mungkin masih perlu ada perbaikan sehingga kelembutan dalam setiap gigitan terasa. Ada kawan saya bilang di grup WhatsApp Tapis Blogger: gigitan pertama itu kunci.

Artinya, sukses tidaknya makanan, apakah dia makanan berat maupun kudapan semacam Banana Foster Lampung ini, kuncinya ada di gigitan pertama. Enak tidak rasanya, pas tidak di lidah, teksturnya oke enggak, dan sebagainya. Selebihnya, sudah oke punya.

Banana Foster Caramelized. | Dok Pribadi
Banana Foster Caramelized. | Dok Pribadi

Soal makanan ini memang bergantung selera masing-masing. Ada yang bilang enak, ada yang bilang belum. Ada yang bilang oke, ada yang tidak oke. Namun, sebagai sebuah industri, perihal semacam ini mesti dijadikan patokan untuk melakukan evaluasi.

Maka itu, coba geh lihat acara-acara soal chef, keren dan ganas kan? Apalagi kalau lihat Hell Kitchen-nya Gordon Ramsay. Itu koki yang sedang dinilai bisa panas dingin makanannya dievaluasi. Bahkan sampai sering banyak makanan yang dibuang Ramsay gara-gara gak enak, tampilan enggak menarik, piring ada yang kotor, dan sebagainya.

Sebagai sebuah sajian, Banana Foster Lampung memang mesti tampil dengan apik. Syukurnya, dari sisi pengemasan oke punya. Soal rasa, ketimbang soft launching pertama di Hotel Batiqa, dari sis rasa sudah ada perubahan ke arah yang lebih baik. Dalam arti, rasa pisangnya sudah lebih terasa.

Lantas, apa hubungan narasi sampai di sini dengan judul? Hehehe. Ya jelas, sebagai seorang artis, Hengky pasti memiliki kapital memadai untuk membuka bisnis ini. Cara dia memperlakukan tetamu juga bagus. Apalagi dalam setiap kegiatan selalu melibatkan penghuni jagat maya, baik itu Selegram dan bloger serta vlogger.

Soal keuntungan finansial, tentu sesuatu yang wajar. Orang bikin usaha pasti kepingin untung. Orang bikin usaha pasti ingin agar banyak orang enggak menganggur. Banyak orang bikin usaha untuk menggaet pangsa pasar baru, wabilkhusus dalam industri makanan. Dan tampaknya Hengky memahami dengan baik soal ini.

Banana Foster Chocolate. | Dok Pribadi
Banana Foster Chocolate. | Dok Pribadi

Soft launching dua kali yang saya ikuti menjadi pertanda Hengky memang serius terjun di bidang ini. Ia bahkan tak sungkan menerima masukan para hadirin sore tadi. Termasuk usulan saya agar menyasar anak muda yang mau nngkrong-nongkrong sambil mengudap Banana Foster Lampung.

Saya justru senang Hengky pilih Bandar Lampung sebagai tempat usahanya. Ini juga bakal mengangkat nama Bandar Lampung dan Lampung ke kancah perkulineran nasional. Syukur pula, dalam sambutannya tadi, Hengky bilang memaksimalkan tenaga kerja dari warga sekitar.

Saat “ditodong” oleh pemuka masyarakat agara Banana Foster Lampung saban bukan puasa kasih takjil cake ini ke masjid, Hengky pun menyanggupi.

Hengky paham sekali dunia artis mungkin tak bakal abadi. Ia mesti menyiapkan gardan selanjutnya. Dan pilihan itu pada makanan atau kudapan. Pasnya lagi, beberapa artis juga sedang semangat bikin usaha kuliner di beberapa kota di luar Jakarta.

Perkara usaha tentu tak melulu berkenaan dengan uang. Kebahagiaan boleh jadi menjadi hal yang dituju Hengky saat memutuskan membuka usaha ini di Lampung. Bahagia tak melulu soal uang. Bahagia melihat petani pisang, produknya punya nilai tinggi dan dihargai. Bahagia puluhan orang periuk nasi keluarganya ditopang dari usaha ini. Bahagia bisa dekat dengan fans yang selama ini setia mengikuti perkembangan baru seorang Hengky.

Dan bahagia bisa ketemu dengan orang-orang yang ingin daerah ini maju secara wisata. Dan Banana Foster Lampung punya saham signifikan untuk itu. Semoga saja demikian. Sukses untuk usaha kulinernya Kyay Hengky Kurniawan. Tabik. Banana Foster Lampung…..Bangek Temon…….(*)

About adian

Saya lahir di Tanjungkarang pada 27 Januari 1979. Waktu di SMAN 2 Bandar Lampung, saya pernah jadi ketua umum OSIS. Pernah bekerja di Harian Umum Lampung Post, Majalah Khalifah, KBR68H, duajurai.com, dan kini Pemred Jejamo.com. Beberapa buku saya: Setengah Abad Alzier, Menulis dengan Telinga, Menjaga Nama Baik (Biografi H Mursyid Arsyad SH), dan novel Ghandaru. Menikah dengan Sekar Sari Indah Cahyani dan dikaruniai dua putra: Nuh Muzaffar Quthuz dan Mirai Al Biruni

Check Also

Ilustrasi Amien Rais pada buku saya Menulis dengan Telinga. Ilustrasi dibikin teman saya Tri Purnajaya. | Dok Pribadi

Lima Menit Menahan Panas Bodi Mobil Tumpangan Amien Rais

Nama Amien Rais dalam beberapa hari belakangan mengemuka. Dalam berita yang kita simak di media …

12 comments

  1. Beli oleh-oleh di Bandar Lampung jadi lebih variatif ya bang. Bukan kripik pisang aja. Sekarang sudah ada Banana Foster yang lumer di mulut :)

  2. Voucher masih ada. Semoga pas opening lebih gigit ni kue. Biar goyangannya makin kerasa

  3. Liputannnya ketjeeeh… kayak orangnya *uhuuuk….

  4. Ih suka banget deh baca tulisannya kak adian ini, lengkap jd dpt pelajaran ttg menulis juga hahaha…

  5. MANtap, lidah bergoyang dengan banana foster. Semoga pariwisata lampung naik dan ekonomi lampung terus menajak naik juga..

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by griyawebhost.com